Sunday, May 31, 2015

Untuk yang nak give up

Ukhti...


Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini, 

Maka akan makin banyak ikhwan lain yang selalu menangis di saat mereka dalam kereta,

Ia berani menangis kerana merasa sendiri, 

Ia menangis kerana tak kuat menahan
beban amanah dakwah.


Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya, 

Ikhwan-ikhwan lain sebenarnya lebih kecewa darimu, 

Mereka menahan dua kekecewaan, 

Kecewa karena orang yang mereka percaya, 

Dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu, 

Tapi mereka tetap bertahan,


Menahan dua kekecewaan, 

Karena mereka sedar,

Kekecewaan adalah hal yang manusiawi, 

Tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati.


Di saat engkau menjauh dari amanah, 

Dengan berbagai alasan, 

Sebenarnya banyak ikhwan di luar sana yang
alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat darimu, 

Tapi mereka sadar akan tujuan hidup, 

Mereka memang punya alasan, 

Tapi mereka tidak beralasan dalam jalan
dakwah,Untuk Allah.. demi Allah..

Mereka tetap berjalan di jalan dakwah.


Di saat lelah yang sangat, 

Masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud, 

Bukan untuk meminta sesuatu, 

Tapi mereka menangis, Curhat kepada Allah,

Berharap Allah meringankan amanah mereka..

Mengisi perut mereka yang sering kosong karena wang habis untuk membiayai dakwah.

Sungguh, dakwah ini jalan yang berat, 

Rasul berdakwah hingga giginya patah, 

Dilempari batu.. dilempari kotoran..

Ancaman pembunuhan.. 

Dakwah ini berat akhi/ukhti!


Dakwah ini bukan sebatas teori, 

Tapi pengalaman dan pengamalan,


Tak ada kata-kata ‘Jadilah!’ maka hal itu akan terjadi, 

Yang ada ‘jadilah!’ lalu kau bergerak untuk menjadikannya,

Maka hal itu akan terjadi, 

Itulah dakwah... Ilmu yang kau jadikan
ia menjadi.

Akhi/ukhti...

Jika saudaramu selalu menangis tiap hari,

Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu? 

Meminjam bahumu? Berkumpul dan berjuang bersama-sama? 

Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya, 

Untuk berterima kasih padamu, 

Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga
malamnya...


Maka ukhti..


Tetaplah bertahan dan kuatkan lah kesabaranmu. 

Sehingga akhirnya Allah menyempurnakan segala karunianya. 

Dan bagi kita kemenangan atau kesyahidan yg mulia...

0 comments:

Post a Comment

Komen anda..